OPINI PUBLIK
Hari Desa Nasional 2026 Usung Tema "Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia"
Lampiran File
Hari Desa Nasional 2026 Usung Tema “Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”
Meta Deskripsi: Peringatan Hari Desa Nasional 2026 mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia” digelar di Kabupaten Boyolali oleh Kemendes PDT dengan rangkaian kegiatan pemberdayaan desa, penguatan ekonomi, pelestarian budaya, serta acara puncak bersama Mendes PDT dan jajaran Kabinet Merah Putih.
Sriwidadi, 13 Januari 2026; Pemerintah Desa Sriwidadi menyambut baik pelaksanaan Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan nasional ini mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia,” serta Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045 dan berlangsung sejak 11 hingga 16 Januari 2026.
Peringatan Hari Desa Nasional menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional. Melalui kegiatan ini, desa tidak hanya diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki kapasitas, potensi, dan kewenangan untuk menggerakkan pembangunan dari tingkat paling bawah.
Kabupaten Boyolali dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena dinilai berhasil mendorong pembangunan desa berbasis kearifan lokal, partisipasi masyarakat, serta penguatan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Hari Desa Nasional 2026. Gerakan Bhakti Desa menjadi wujud nyata penguatan nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan Jalan Sehat dan Car Free Day (CFD) turut memeriahkan acara dengan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan aktif.
Di bidang olahraga dan kepemudaan, digelar Liga Desa Nasional sebagai sarana mempererat kebersamaan dan sportivitas antardesa. Sementara itu, kemajuan teknologi direspons melalui Lomba E-Sport Nasional dan E-Sport Piala Bupati, yang memberikan ruang bagi generasi muda desa untuk berkreasi dan berprestasi di era digital.
Penguatan kapasitas ekonomi desa juga menjadi perhatian melalui Coaching Clinic KDMP dan BUMDes, yang bertujuan meningkatkan kemampuan pengelola usaha desa dalam manajemen, pemasaran, dan pengembangan usaha berkelanjutan.
Sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, rangkaian kegiatan turut diisi dengan Pameran Potensi Desa, Pasar Murah, dan Bazar UMKM Desa. Kegiatan ini menjadi sarana promosi produk unggulan desa dari berbagai daerah sekaligus memperkuat jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing ekonomi desa.
Selain itu, Seminar dan Lokakarya digelar dengan melibatkan pemangku kepentingan desa, akademisi, dan praktisi pembangunan untuk memperkaya wawasan serta memperkuat arah kebijakan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Nilai budaya dan kearifan lokal tetap menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Desa Nasional. Melalui kegiatan Layar Tancap dan Tasyakuran Pagelaran Wayang Kulit, masyarakat diajak untuk terus menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas dan kekuatan desa dalam menghadapi tantangan zaman.
Acara puncak Hari Desa Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Kawasan Kebun Raya Indrokilo dan Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini direncanakan dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) bersama jajaran Kabinet Merah Putih, serta perwakilan OPD Provinsi Jawa Tengah dan OPD Kabupaten Boyolali.
Tema Hari Desa Nasional 2026 sejalan dengan Asta Cita ke-6, yaitu “Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan sebagai Pondasi Pembangunan Nasional.” Melalui tema ini, desa diharapkan semakin berdaya dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Kepala Desa Sriwidadi, Willy Sanjaya, atas nama Pemerintah Desa Sriwidadi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Desa Nasional menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen pemerintah desa dalam melaksanakan pembangunan.
“Hari Desa Nasional mengingatkan kita semua bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Pemerintah Desa Sriwidadi berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, memberdayakan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi desa demi terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Willy Sanjaya.
Peringatan Hari Desa Nasional 2026 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Dengan desa yang kuat dan berdaya, pembangunan nasional akan berjalan lebih merata dan berkelanjutan.
Semangat “Bangun Desa Bangun Indonesia” menjadi landasan bersama bagi Pemerintah Desa Sriwidadi dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak membangun desa demi kemajuan bangsa.
Anang
30 Januari 2025 12:28:34
Lanjutkan mas... Semoga website desa pian semakin maju...