Berita / Artikel
SDGs 5; Keterlibatan Perempuan Desa
SDGs 5: Keterlibatan Perempuan Desa
Latar Belakang
Pembangunan desa berkelanjutan adalah pondasi penting dalam mencapai tujuan pembangunan nasional. Dalam konteks desa, peran perempuan menjadi elemen kunci yang tidak dapat diabaikan. Namun, realitas menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan sering kali terhambat oleh norma budaya, diskriminasi gender, dan kurangnya akses terhadap sumber daya. Oleh karena itu, SDGs Desa, adaptasi tujuan pembangunan berkelanjutan global ke level desa, menjadi peluang strategis untuk mengatasi hambatan ini.
SDGs 5: Keterlibatan Perempuan Desa hadir untuk memperkuat posisi perempuan dalam tata kelola desa. Tujuan ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan perempuan tetapi juga menargetkan kesetaraan gender sebagai prinsip dasar pembangunan yang inklusif. Desa Sriwidadi telah mengakui pentingnya peran perempuan dalam pembangunan dan berkomitmen untuk mengimplementasikan program-program berbasis SDGs 5 untuk memastikan keterlibatan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan desa.
Pengertian SDGs Desa dan SDGs 5
SDGs Desa adalah kerangka pembangunan desa yang mengacu pada 17 tujuan SDGs global dengan satu tambahan tujuan khusus, yakni kelembagaan desa yang dinamis dan budaya desa yang adaptif. SDGs Desa bertujuan menciptakan desa yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing melalui upaya yang terukur dan terintegrasi.
Salah satu tujuan utama adalah SDGs 5: Keterlibatan Perempuan Desa, yang mengedepankan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai aspek utama pembangunan desa. SDGs 5 bertujuan memberikan akses yang setara kepada perempuan dalam pendidikan, ekonomi, dan pengambilan keputusan, sekaligus menghapus hambatan struktural yang menghalangi partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial dan politik desa.
Tujuan SDGs 5: Keterlibatan Perempuan Desa
SDGs 5 memiliki sejumlah tujuan strategis yang dirancang untuk menciptakan desa yang inklusif:
- Meningkatkan Keterlibatan Perempuan; Tujuan utama SDGs 5 adalah memastikan perempuan dapat berpartisipasi dalam setiap aspek pembangunan desa, mulai dari perencanaan hingga pengambilan keputusan.
- Kesetaraan Gender dalam Tata Kelola Desa; Memberikan ruang bagi perempuan untuk duduk di posisi strategis dalam kelembagaan desa seperti Pemdes, BPD, dan kelompok masyarakat.
- Pemberdayaan Ekonomi Perempuan; Melalui pelatihan dan akses terhadap peluang usaha, SDGs 5 bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan di desa.
- Penghapusan Diskriminasi Gender; SDGs 5 berupaya menghapus hambatan budaya dan sosial yang sering kali menjadi penghalang bagi perempuan untuk maju.
Fungsi dan Ciri-Ciri Desa yang Berhasil Mewujudkan SDGs 5
Fungsi SDGs 5
- Memperkuat Tata Kelola Desa: Dengan melibatkan perempuan, tata kelola desa menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
- Mendorong Kesejahteraan Sosial: Keterlibatan perempuan dalam pembangunan menciptakan harmoni sosial yang lebih baik.
- Mengoptimalkan Sumber Daya Desa: Perempuan yang diberdayakan mampu berkontribusi signifikan dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya desa.
Ciri-Ciri Desa dengan Keterlibatan Perempuan Tinggi
- Keterwakilan Perempuan dalam Kelembagaan Desa; Perempuan terlibat dalam pengambilan keputusan di Pemdes, BPD, dan kelompok masyarakat lainnya.
- Program Pemberdayaan yang Berkelanjutan; Desa memiliki program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan keterampilan bagi perempuan.
- Kesetaraan Gender Terintegrasi; Kesetaraan gender menjadi prinsip utama dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan desa.
Manfaat SDGs 5
Implementasi SDGs 5 memberikan manfaat yang luas, baik bagi perempuan maupun bagi desa secara keseluruhan:
- Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi; Perempuan yang diberdayakan mampu menjadi penggerak ekonomi desa, baik melalui usaha mikro maupun partisipasi dalam sektor produktif lainnya.
- Peningkatan Kesehatan dan Pendidikan; Dengan perempuan yang lebih berdaya, keluarga cenderung memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan kesehatan.
- Penguatan Kelembagaan Desa; Keterlibatan perempuan memperkuat kelembagaan desa, menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Peran Pemerintah Desa Sriwidadi dalam Mewujudkan SDGs 5
Desa Sriwidadi telah mengambil langkah konkret untuk mengimplementasikan SDGs 5:
- Akses dalam Kelembagaan Desa; Pemerintah Desa Sriwidadi secara aktif melibatkan perempuan dalam kelembagaan seperti Pemdes, BPD, Karang Taruna, dan Posyandu. Hal ini membuka ruang bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program desa.
- Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa; Perempuan di Sriwidadi berperan dalam program-program pembangunan desa, termasuk perencanaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan sosial.
- Penghapusan Hambatan Gender; Pemdes Sriwidadi menjalankan program pelatihan yang menargetkan perubahan paradigma terkait peran perempuan, sehingga hambatan budaya dan sosial dapat diatasi.
- Sinergi dengan Program Pemerintah; Program-program desa selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah, seperti pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan peningkatan kapasitas perempuan dalam ekonomi produktif.
Dasar Hukum yang Relevan
- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa; Mengatur partisipasi masyarakat, termasuk perempuan, dalam tata kelola desa.
- Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017; Tentang pelaksanaan pencapaian SDGs di Indonesia.
- Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia; Menjamin hak perempuan untuk berpartisipasi dalam semua aspek kehidupan.
Kesimpulan
Implementasi SDGs 5: Keterlibatan Perempuan Desa adalah langkah penting dalam menciptakan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. Desa Sriwidadi telah menunjukkan bahwa dengan melibatkan perempuan secara aktif dalam kelembagaan desa, pembangunan menjadi lebih responsif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Kesetaraan gender bukan hanya tentang keadilan, tetapi juga tentang menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.
Anang
30 Januari 2025 12:28:34
Lanjutkan mas... Semoga website desa pian semakin maju...