ARTIKEL WEBSITE
Website Desa Sebagai Sarana Edukasi
Lampiran File
WEBSITE DESA SEBAGAI SARANA EDUKASI
Website desa adalah sebuah aplikasi sistem informasi desa yang di manfaatkan oleh pemerintah desa sebagai media penyimpanan data desa untuk pelayanan administrasi, sarana promosi produk dan potensi desa serta sebagai sarana publikasi. Website desa merupakan ujung tombak digitalisasi di tingkat desa . Perlu kita ketahui bahwa pemerintah pusat melalui beberapa kementerian terutama kementerian desa PDTT dan kementerian dalam negeri sedang gencar-gencarnya mencanangkan percepatan program digitalisasi di ruang lingkup pemerintah desa.
Website desa merupakan pioner digitalisasi di tingkat desa memiliki peran penting dalam membuka ruang isolasi informasi dan memberikan akses keterbukaan informasi publik baik bagi Pemerintah Desa maupun kepada masyarakat desa. Website desa sebagai perintis digitalisasi di tingkat desa diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap perkembangan digitalisasi di tingkat desa terkait peran dan fungsi website desa, sebagai promosi produk dan potensi desa, serta dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi.
Pemerintah Desa dalam pengelolaan website desa lebih mengutamakan tujuan dan fungsi website desa sebagai sarana penunjang efisiensi kinerja perangkat desa dalam memberikan fungsi pelayanan administrasi kepada masyarakat ketimbang fungsi website desa sebagai sarana edukasi atau pembelajaran dalam memperoleh dan mempelajari ilmu pengetahuan umum yang dapat di peroleh atau diakses melalui laman resmi website desa. Hal ini yang menjadi pemikiran bagi Pemerintah Desa Sriwidadi untuk memaksimalkan manfaat website desa lebih luas lagi .
Website desa memiliki potensi sebagai ruang edukasi bagi msyarakat, dari berbagai kalangan atau kelompok umur untuk mendapatkan informasi yang berguna dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di desa terkait digitalisasi di tingkat desa. Digitalisasi tidak hanya merambah ke Pemerintah Desa akan tetapi peran aktif keterlibatan masyarakat dalam memanfaatkan media digital untuk tujuan tertentu baik untuk sarana promosi hasil usaha masyarakat maupun dalam mendapatkan kebutuhan yang diperlukan melalui media online baik sebagai produsen maupun sebagai konsumen.
Digitalisasi sudah merambah ke tingkat desa hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya penggunaan smartphone di kalangan masyarakat dari berbagai kelompok umur yang memilki kepentingan yang berbeda pula. Seperti halnya pada usia anak-anak sudah mampu menggunakan dan memanfaatkan teknologi smartpone dalam media sosial, bermain geme, serta sebagai sarana pembelajaran secara daring untuk mengerjakan materi pelajaran yang diberikan oleh guru di sekolahnya, begitu juga dengan kelompok remaja, dewasa maupun orang tua sudah mampu memanfaatkan smartphone untuk bermedia sosial melalui facebook, media online untuk COD, serta mengupload aktifitas sehari-hari ke media sosial.
Kondisi masyarakat terutama bagi remaja dan para pemuda desa yang memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologi smartphone dapat diarahkan ke website desa sebagai sarana edukasi untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang pengetahuan yang tidak didapat pada jenjang pendidikan maupun dalam pergaulan di masyarakat. Inilah tugas dari Pemerintah Desa Sriwidadi beserta pengelola website desa bagaimana caranya agar website desa dapat di manfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat pada umumnya serta untuk para remaja dan pemuda desa pada khususnya.
Perlu adanya suatu konsep yang berkelanjutan dalam mempersiapkan website desa sebagai sarana edukasi bagi masyarakat maupun terhadap para remaja dan pemuda desa. Adapun konsep website desa pada garis besarnyan yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Desa sebagai langkah awal dalam penyusunan website desa sebagai rool model edukasi antara lain sebagai berikut :
1. Memperbanyak jumlah artikel di berbagai bidang pengetahuan
Agar website desa memiliki fungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, tentunya dalam pengelolaan website desa harus memperhatikan terhadap konsep edukasi, dengan mempertimbangkan sasaran pada kelompok masyarakat di berbagai tingkatan umur , sehingga dalam menyajikan artikel dapat tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan atau materi yang dicari dan diperlukan masyarakat untuk menambah pengetahuan di berbagai bidang. Disinilah dibutuhkan banyak artikel pada website desa di berbagai disiplin ilmu, agar masyarakat mau mengunjungi website desa sebagai visitor aktif demi terwujudnya digitalisasi ditingkat desa
2. Mensosialisasikan kepada masyarakat terkait ruang edukasi pada website desa
Harus kita akui bahwa masyarakat desa sangat awam terhadap keberadaan website desa ketimbang media sosial maupun media online lainnya. Mengapa hal itu bisa terjadi ?, Pada garis besarnya masyarakat desa belum memahami apa itu website desa, peran , tujuan dan fungsinya, sehingga Pemerintah Desa Sriwidadi wajib mensosialisasikan keberadaan website desa kepada masyarakat terhadap tujuan dan fungsi website desa. Hal ini sangat penting dilakukan tidak hanya sekedar untuk mendapatkan jumlah visitor akan tetapi dapat di manfaatkan sebagai sarana edukasi guna menambah wawasan di berbagai bidang.
3. Memperbanyak contributor sebagai penulis artikel
Salah satu kendala dalam pengelolaan website desa adalah mininnya jumlah artikel yang dihasilakan atau diupload pada website desa, sehingga diperlukan sumbangsih dari contributor ataupun masyarakat yang mempunyai kemampuan dalam menulis artikel publik. Kehadiran contributor dalam pengelolaan website desa akan menjadi warna atau pembeda terkait gaya bahasa, struktur artikelnya serta materi yang dibuatnya.
4. Penguatan manajemen pengelolaan website desa
Penguatan pengelolaan manajemen website desa bertujuan untuk keberlangsungan website desa agar dapat bertahan dan memilki daya saing terutama pada laman situs online seperti Google, Yahoo maupun situs lainnya. Pengelolaan yang optimal tidak hanya memiliki daya saing tapi juga merupakan sebagai eksistensi website desa agar dapat dikenal secara luas dan mudah diakses masyarakat.
5. Ketersediaan jaringan internet desa maupun jaringan telekomunikasi
Ketersediaan jaringan internet merupakan prioritas dalam mewujudkan digitalisasi ditingkat desa, tanpa adanya jaringan internet akan sulit mewujudkan digitalisasi desa. Jaringan internet merupakan sarana vital yang harus tersedia baik melalui internet desa maupun jaringan yang telah tersedia melalui telkomsel, indosat maupun jaringan lainnya.
6. Peran aktif Kader Digital Desa
Disamping telah dilaksanakan sosialisasi terkait tujuan dan fungsi website desa sebagai sarana edukasi , peran aktif Kader Digital Desa sangat penting untuk percepatan terwujudnya digitalisasi ditingkat desa. Peran Kader Digital Desa dapat memotivasi dan mendorong masyarakat untuk arif dan bijaksana dalam menggunakan media sosial serta pengenalan website desa sebagai sarana edukasi terhadap masyarakat sesuai denag platform kelompok usia yang digagas oleh Pemerintah Desa.
7. Optimalisasi Ruang Komunitas Digital Desa
Peran komunitas dapat mendorong percepatan digitalisasi ditingkat desa dalam menyebarkan maupun dalam mempublikasikan keberadaan webasite desa sebagai sarana edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat desa . Dalam konsep digitalisasi desa. Kita mengenal personal Kader Digital sebagai komponen penggerak dalam program digitalisasi pada semua level baik ditingkat Desa, Kecamatan dan seterusnya diantaranya Kader Digital Desa , Duta Digital Desa dan yang cukcup pentinga adalah Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) merupakan ruang atau tempat untuk berkumpulnya anggota komunitas dalam meningkkatkan peran dan fungi website desa maupun media sosial kainnya sebagai sarana edukasi serta manfaat lainnya.
8. Website Desa menjadi suatu kebutuhan informasi bagi masyarakat Desa
Upaya menjadikan Website Desa sebagai suatu kebutuhan informasi bagi masyarakat desa tidakkah mudah, perlu waktu dan sosialisasi bahwa website desa memiliki beragam informasi yang dapat diakses masyarakat sebagai suatu kebutuhan informasi yang sangat penting dan terbarukan.
Kesimpulan
Konsep website desa sebagai sarana edukasi merupakan langkah inovasi yang masih jarang digagas dalam pengelolaan website desa sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terutama untuk para remaja dan pemuda desa untuk meningkatkan pengetahuan. Perlu kita ketahui dalam meningkatkan atau mendapatkan pengetahuan diberbagai bidang masyarakat lebih condong pada laman situs yang cukup di kenal dan sangat lengkap contohnya pada laman situs penelusuran Google.
Anang
30 Januari 2025 12:28:34
Lanjutkan mas... Semoga website desa pian semakin maju...