BERITA DESA
Pemimpin Visioner Desa Dabulon
Lampiran File
Pemimpin Visioner Desa Dabulon
Sriwidadi.simsa.id; Jum’at ( 25/04/2025 ); Desa Dabulon di Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, perlahan menjelma menjadi contoh desa maju di wilayah perbatasan Indonesia. Di balik sederet capaian pembangunan dan pengelolaan pemerintahan yang tertata, terdapat peran sentral sosok Anuar Sadat, Kepala Desa Dabulon yang dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang visioner dan partisipatif.
Sejak menjabat, Anuar Sadat fokus pada reformasi tata kelola pemerintahan desa. Tidak hanya dalam hal administrasi, namun juga dalam menciptakan iklim transparansi, keterlibatan warga, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik.
Desa Dabulon menjadi salah satu desa yang aktif memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pelayanan publik. Melalui optimalisasi website desa, masyarakat kini lebih mudah mengakses informasi seputar program, kegiatan, dan layanan administratif.
“Seluruh kegiatan dan dokumen desa kami upayakan bisa diakses oleh publik melalui kanal digital. Ini bagian dari transparansi sekaligus bentuk pelayanan modern,” ujar Anuar Sadat saat dihubungi via whatsaap.
Selain itu, pemerintah desa juga telah mengimplementasikan aplikasi SAPA DESA (Sistem Administrasi Pelayanan Desa ) versi terbaru dan memaksimalkan Google Search Console untuk memperluas jangkauan informasi desa di mesin pencari.
Salah satu pendekatan yang menjadi ciri khas kepemimpinan Anuar Sadat adalah komitmennya terhadap proses musyawarah dalam perencanaan pembangunan. Dalam penyusunan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa), berbagai tahapan musyawarah mulai dari tingkat dusun hingga desa dilaksanakan secara terbuka.
“Warga diajak bicara, diminta masukannya. Dari sanalah arah pembangunan kami susun. Bukan semata keinginan pemerintah desa,” jelasnya.
Pendekatan ini terbukti mendorong partisipasi aktif masyarakat dan memperkuat rasa kepemilikan terhadap pembangunan di desa.
Dalam aspek pembangunan fisik dan ekonomi, Desa Dabulon juga menunjukkan kemajuan pesat. Salah satunya melalui kerja sama dengan pihak ketiga, seperti pembukaan lahan seluas 4 hektare untuk kawasan pemukiman baru bersama PT Anugrah. Program ini membantu mengatasi keterbatasan lahan bagi warga dan diarahkan dalam skema “Tata Kelola Pemukiman Baru Desa Dabulon”.
Tak hanya itu, dana tambahan insentif desa juga dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian, peternakan, dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pelatihan, pengadaan bibit, hingga Pupuk menjadi bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan.
Di tengah kesibukan sebagai kepala desa, Anuar Sadat juga aktif mengikuti pelatihan dan studi banding. Salah satunya adalah keikutsertaannya dalam Benchmarking Study ke Tiongkok bersama kepala desa lainnya se-Indonesia. Ia juga turut mengirimkan perwakilan dalam pelatihan aplikasi RAB desa yang digelar oleh Medeiaverse Inovasi Nusantara di Tarakan.
“Jaringan dan ilmu baru dari forum-forum seperti ini sangat penting untuk diterapkan kembali di desa,” katanya.
Tak hanya fokus pada pembangunan, Anuar Sadat juga dikenal dekat dengan masyarakat. Ia rutin hadir dalam kegiatan sosial seperti kunjungan ke warga yang sakit, mendukung kegiatan PKK, hingga memberi perhatian khusus pada pelayanan dasar seperti administrasi kependudukan yang selama ini menjadi tantangan karena akses geografis desa yang cukup jauh dari ibukota kabupaten.
“Jarak kami ke Kantor Dukcapil sekitar 5,5 jam perjalanan darat dan laut. Maka dari itu kami bangun sinergi dengan kecamatan dan dinas untuk mempermudah urusan masyarakat,” ujarnya.
Dengan beragam capaian tersebut, Desa Dabulon kini menunjukkan progres signifikan sebagai desa yang berdaya, berkembang menuju desa mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kepemimpinan Anuar Sadat dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perubahan positif ini.
“Pak Anuar itu pemimpin yang terbuka dan peka. Kalau masyarakat punya ide, beliau langsung respons,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Desa Dabulon saat ini juga terus memperkuat kelembagaan desa, menjalin komunikasi intensif dengan BPD, RT, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, serta menggandeng komunitas digital untuk meningkatkan kunjungan ke website desa.
Dengan semangat kolaboratif dan visi yang jelas, Anuar Sadat membuktikan bahwa kemajuan sebuah desa tidak semata ditentukan oleh besar kecilnya anggaran, melainkan oleh kepemimpinan yang berani, bijak, dan terus belajar.
Anang
30 Januari 2025 12:28:34
Lanjutkan mas... Semoga website desa pian semakin maju...