Sekilas Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Sriwidadi, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah

Artikel & Berita

BERITA DESA

Sejarah dan Arti kata Oke

Sejarah dan Arti Kata 'Oke'

Kata "oke" adalah salah satu kata yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meski sederhana dan terdengar modern, ternyata kata "oke" memiliki sejarah yang cukup panjang dan menarik untuk ditelusuri.

Asal Usul Kata "Oke"

Ada berbagai teori tentang asal mula kata "oke" (atau "OK"). Teori yang paling dikenal berasal dari Amerika Serikat pada abad ke-19. Sekitar tahun 1839, surat kabar Boston Morning Post mulai menggunakan singkatan "O.K." sebagai plesetan dari "oll korrect", ejaan lucu dari "all correct" (semuanya benar). Pada masa itu, tren menggunakan ejaan yang sengaja dibuat salah untuk tujuan humor sedang populer.

Kepopuleran kata "O.K." semakin melejit ketika digunakan dalam kampanye pemilihan Presiden Amerika Serikat Martin Van Buren. Ia dijuluki "Old Kinderhook" karena berasal dari kota Kinderhook, New York. Para pendukungnya membentuk klub politik bernama "O.K. Club", yang secara tidak langsung menyebarkan penggunaan kata tersebut ke seluruh negeri.

Perkembangan dan Penyebaran

Setelah digunakan secara luas di Amerika, kata "oke" menyebar ke berbagai negara seiring dengan perkembangan media, teknologi, dan budaya pop. Dalam bahasa Indonesia, kata ini masuk melalui pengaruh budaya Amerika dan menjadi bagian dari percakapan sehari-hari, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Makna dan Penggunaan

Secara umum, kata "oke" digunakan untuk menyatakan:

  1. Persetujuan (contoh: “Oke, saya setuju.”)
  2. Kepastian (contoh: “Jam 7 malam ya?” – “Oke.”)
  3. Konfirmasi (contoh: “Sudah sampai.” – “Oke.”)
  4. Puas atau baik (contoh: “Makanannya oke.”)

Kata ini juga telah diadaptasi ke dalam berbagai variasi seperti “ok”, “okay”, atau bahkan “okeh” dalam konteks yang lebih santai atau lucu.

Kesimpulan

Kata "oke" bukan hanya sekadar ekspresi sederhana, melainkan memiliki sejarah linguistik dan budaya yang menarik. Dari plesetan ejaan hingga simbol persetujuan global, "oke" telah menjadi kata lintas bahasa yang memperkaya komunikasi manusia. Meski asal-usulnya mungkin terkesan lucu, namun dampaknya luar biasa dalam dunia bahasa.

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa
Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Desa Sriwidadi

294 LAKI-LAKI

291 PEREMPUAN

Total

585

Orang/Jiwa

Pendidikan

Wilayah

Agama

Usia/Umur

Pemilih

Perkawinan

Pekerjaan

VIDIO
Profil Desa Sriwidadi
Menu Kategori
Agenda
Arsip Artikel
Sinergi Program
Komentar
Media Sosial
Statistik Pengunjung
Jam Kerja

MEDIA SOSIAL
Desa Sriwidadi, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas - Kalimantan Tengah

Hari ini:244
Kemarin:151
Total:219.745
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.11
Browser:Mozilla 5.0
Hari Mulai Selesai
Jumat 08:00:00 15:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Minggu Libur
Rabu 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Selasa 08:00:00 16:00:00
Senin 08:00:00 16:00:00
Peta Lokasi Kantor
Peta Wilayah Desa

Transparansi APBD Desa

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan