Sekilas Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Sriwidadi, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah

Artikel & Berita

INFORMASI SERTA MERTA

Himbauan Antisipasi Dampak Perubahan Cuaca Ekstrem Serta Pencegahan Penyakit Pada Musim Pancaroba

Lampiran File

Himbauan Antisipasi Dampak Perubahn Cuaca Ekstrem  Serta Pencegahan Penyakit Pada Musim Pancaroba

PPID Desa Sriwidadi, Minggu 1 Februari 2026; Pemerintah Desa Sriwidadi menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Sriwidadi untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap dampak perubahan cuaca yang tidak menentu (ekstrem), khususnya peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan atau yang dikenal sebagai musim pancaroba.

Perubahan musim ini sering kali ditandai dengan cuaca yang ekstrem dan sulit diprediksi, seperti panas terik pada siang hari yang tiba-tiba disertai hujan lebat, angin kencang, serta perubahan suhu yang drastis. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Oleh karena itu, melalui himbauan ini, Pemerintah Desa Sriwidadi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melakukan langkah antisipasi dan pencegahan demi menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Dampak Perubahan Cuaca terhadap Kesehatan Masyarakat

Perubahan cuaca yang terjadi secara cepat dan tidak menentu dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga masyarakat menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang umumnya muncul pada musim pancaroba antara lain:

  1. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA); Perubahan suhu yang ekstrem serta udara yang lembap dapat memicu gangguan pernapasan, seperti batuk, pilek, flu, dan sakit tenggorokan.
  2. Demam Berdarah Dengue (DBD); Musim penghujan menyebabkan meningkatnya genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebab DBD.
  3. Penyakit Kulit; Lingkungan yang lembap dan kurang bersih dapat menimbulkan penyakit kulit seperti gatal-gatal, jamur, dan infeksi kulit lainnya.
  4. Diare/Muntaber dan Gangguan Pencernaan; Perubahan cuaca juga berpengaruh terhadap kualitas air dan kebersihan makanan, sehingga meningkatkan risiko penyakit pencernaan.
  5. Alergi dan Asma; Debu, jamur, serta perubahan kelembapan udara dapat memperburuk kondisi alergi dan asma, terutama pada anak-anak dan lansia.

Himbauan dan Langkah Antisipasi dari Pemerintah Desa Sriwidadi

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Pemerintah Desa Sriwidadi menghimbau agar seluruh warga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

  1. Menjaga Kebersihan Lingkungan
  • Membersihkan saluran air dan parit agar tidak terjadi genangan.
  • Menutup, menguras, dan mengubur tempat-tempat penampungan air (3M) untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.
  • Tidak membuang sampah sembarangan, terutama di selokan dan pekarangan rumah.
  1. Menjaga Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Memperbanyak minum air putih.
  • Istirahat yang cukup dan menghindari aktivitas berlebihan saat kondisi tubuh kurang fit.
  1. Menjaga Kebersihan Diri dan Rumah Tangga
  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas.
  • Menjaga kebersihan pakaian dan peralatan rumah tangga.
  • Menjemur kasur dan perlengkapan tidur secara berkala.
  1. Mengantisipasi Perubahan Cuaca
  • Menggunakan pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca.
  • Membawa payung atau jas hujan saat bepergian.
  • Menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan lebat disertai angin kencang.
  1. Segera Memeriksakan Diri ke Fasilitas Kesehatan
  • Apabila mengalami gejala penyakit seperti demam tinggi, batuk berkepanjangan, diare, atau keluhan lainnya, segera memeriksakan diri ke puskesmas, posyandu, atau fasilitas kesehatan terdekat.
  • Tidak menunda pengobatan agar penyakit tidak bertambah parah.

Peran Aktif Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit

Pemerintah Desa Sriwidadi menekankan bahwa upaya pencegahan penyakit tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah desa, melainkan membutuhkan peran aktif dan kesadaran seluruh masyarakat. Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, pola hidup sehat, serta kewaspadaan terhadap perubahan cuaca merupakan kunci utama dalam menghadapi musim pancaroba.

Dengan kebersamaan dan gotong royong, diharapkan Desa Sriwidadi tetap menjadi lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Penutup

Demikian himbauan ini disampaikan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Desa Sriwidadi terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Mari kita tingkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan pola hidup sehat demi mencegah berbagai penyakit akibat perubahan cuaca.

Atas perhatian dan kerja sama seluruh masyarakat Desa Sriwidadi, Pemerintah Desa mengucapkan terima kasih.

Pemerintah Desa Sriwidadi, Bersama Masyarakat, Wujudkan Desa Sehat dan Tangguh Menghadapi Perubahan Cuaca

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa
Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Desa Sriwidadi

294 LAKI-LAKI

291 PEREMPUAN

Total

585

Orang/Jiwa

Pendidikan

Wilayah

Agama

Usia/Umur

Pemilih

Perkawinan

Pekerjaan

VIDIO
Profil Desa Sriwidadi
Menu Kategori
Agenda
Arsip Artikel
Sinergi Program
Komentar
Media Sosial
Statistik Pengunjung
Jam Kerja

MEDIA SOSIAL
Desa Sriwidadi, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas - Kalimantan Tengah

Hari ini:115
Kemarin:217
Total:228.995
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.88
Browser:Mozilla 5.0
Hari Mulai Selesai
Jumat 08:00:00 15:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Minggu Libur
Rabu 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Selasa 08:00:00 16:00:00
Senin 08:00:00 16:00:00
Peta Lokasi Kantor
Peta Wilayah Desa

Transparansi APBD Desa

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan